Dua Masjid Suci akan melihat proyek senilai 4,8 Triliun tahun ini

Artikel - Info

Thursday, 09 February 2012 04:47 PDFPrintE-mail

User Rating: / 2
PoorBest 

MAKKAH: Presidensi Umum untuk Urusan Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah akan menerapkan sejumlah proyek senilai lebih dari SR 2 miliar (4,8 Triliun Rupiah) pada dua masjid suci selama keuangan tahun ini. Muhammad bin Nasser Al-Khozaim, Wakil Kepala Kepresidenan, mengatakan total SR1.76 miliar (4,3 Triliun Rupiah) telah disiapkan untuk pelaksanaan berbagai kontrak pemeliharaan, operasi dan pembersihan di Masjid Agung.

Mengacu pada berbagai alokasi yang dibuat dalam anggaran kepresidenan untuk tahun 2011, Ia mengatakan bahwa sisanya SR224 juta (500 Milyar Rupiah) disisihkan untuk melaksanakan sejumlah proyek. Ini termasuk 56 Milyar  untuk membuat website untuk Presiden serta untuk memperbarui sistem komputer , 253 Milyar untuk menyediakan karpet baru untuk dua masjid suci, 29 Milyar untuk dua proyek di pabrik penutup Ka'bah, 46 Milyar untuk konstruksi ruang kerja kepresidenan dan gedung pusat pelatihan, serta 30,5 Milyar untuk sistem informasi geografis Masjidil Haram (GIS - Geographical Information System ),dan 86 Milyar untuk meningkatkan sistem teknologi kedua Masjid tersebut.

Berbicara kepada kantor berita Saudi, Al-Khozaim memuji Penjaga Dua Masjid Suci Raja Abdullah dan Putra Mahkota Naif, deputi perdana menteri dan menteri dalam negeri, untuk ketajaman maksimal mereka dalam mengurus dua masjid suci dan menyediakan layanana yang sebaik mungkin untuk jamaah Haji dan Umrah  serta pengunjung masjid tersebut. Dia mengatakan bahwa ini adalah ekspansi berkelanjutan yang terbesar dalam sejarah Masjid Agung yang akan menambah tempat ibadah tambahan untuk 1,2 juta jamaah. Ekspansi baru, bernama Raja Abdullah Expansion, akan mencakup area seluas 370.000 meter persegi.

 

Last Updated on Thursday, 09 February 2012 04:54